Kamis, 02 Januari 2020

menghitung jumlah leukosit

Hitung darah lengkap dilakukan oleh petugas laboratorium dengan mengambil sampel darah pada vena. Pengambilan sampel darah diawali dengan membersihkan kulit yang menjadi lokasi pengambilan darah dengan pembersih antiseptik, seperti alkohol. Selanjutnya, tali elastis diikatkan pada lengan bagian atas agar aliran darah terhambat dan terbendung di pembuluh darah vena di bawahya (di siku atau punggung tangan). Langkah berikutnya adalah menusukkan jarum pada kulit untuk mengumpulkan sampel darah. Langkah ini akan terasa sedikit tidak nyaman. Setelah sampel darah diambil, ikatan tali elastis dibuka dan titik tusukan pada kulit akan ditutup dengan plester untuk menghentikan perdarahan.
Pelaksanaan hitung darah lengkap hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Hasil tes dapat dilihat dalam beberapa jam atau di hari berikutnya.
Setelah pengambilan sampel darah, biasanya pasien dapat menjalani aktivitas seperti biasa, namun hal itu tergantung dari kondisi kesehatan pasien. Sampel darah akan diproses dengan mesin yang akan menampilkan jumlah dari hasil pemeriksaan. Hasil akan dibandingkan dengan patokan ukuran normal, sesuai usia dan jenis kelamin. Pasien dapat menunggu hasil pemeriksaan dalam beberapa jam atau di hari berikutnya.
Jumlah sel darah merah yang normal pada pria adalah 5-6 juta sel per mikroliter darah, sedangkan pada wanita adalah 4-5 juta sel per mikroliter darah. Jumlah normal sel darah putih berkisar antara 4.500 hingga 10.000 sel per mikroliter darah. Perhitungan yang lebih tinggi dari kadar normal sel darah putih dapat menandakan terjadi  peradangan atau infeksi dalam tubuh. Jumlah sel keping darah atau trombosit yang normal berkisar antara 140 ribu hingga 450 ribu sel per mikroliter darah. Nilai hemoglobin normal pada pria berkisar antara 14-17 gram per desiliter dan pada wanita 12-15 gram per desiliter. Nilai hematokrit normal pada pria dewasa adalah 41-50% dan pada wanita 36-44%.
Beberapa kondisi dapat menyebabkan hasil hitung darah lengkap menjadi tidak normal, di antaranya adalah peradangan, infeksi, kekurangan vitamin atau mineral (seperti zat besi), kelainan darah, penyakit jantung, penyakit autoimun, reaksi dari obat, hingga kanker. Jika terjadi hasil hitung darah lengkap yang tidak normal, dokter dapat menyarankan pemeriksaan lainnya untuk memastikan diagnosis.

4 komentar:

hormon testosteron

Hormon ini meningkat selang masa pubertas dan mencapai puncaknya ketika pria berusia sekitar 20 tahun. Setelah berusia 30 tahun ke atas, ...